Berita

Posted by Jurusan Kebidanan on 20-12-2012


Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia tinggi karena persalinan masih banyak dilakukan di rumah dan usia ibu melahirkan yang terlalu muda.     Oleh karena itu, kara Nafsiah Mboi di Jakarta, Senin (12/11/2012), Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2012 harus memberikan perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak karena kedua indikator MDG's itu masih jauh dari target yang harus dicapai pada 2015.     "Negara kita besar sekali, jumlah ibu melahirkan juga terlalu banyak. Walaupun KB sudah ada kemajuan tapi masih kurang, masih terlalu banyak ibu-ibu yang melahirkan pada usia muda," kata Menkes pada peringatan Hari Kesehatan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 20-12-2012


Sarihusada dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kembali mengadakan penganugerahan kepada para bidan yang berjasa melakukan inovasi di daerahnya. Adalah Srikandi Award 2012, suatu program kemitraan yang telah memasuki tahun keempat, dan pada tahun ini mengambil tema "Cinta 9 Bidan". Tema ini diusung untuk melambangkan sosok sembilan bidan yang melaui ketulusan cinta mereka telah mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui inisiatif yang relevan dan berhasil guna. "Tugas bidan sangat mulia, bukan hanya membantu ibu dalam persalinan, tetapi juga menjadi mitra ibu, dari mulai merencanakan kehamilan hingga ibu mampu membesarkan anaknya. Mereka perlu diberi apresiasi agar dapat terus menginspirasi," tutur :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 20-12-2012


Peran para bidan sangat penting artinya bagi kesehatan masyarakat. Data Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menyebutkan, setidaknya 60 persen bayi di Indonesia dilahirkan melalui jasa bidan. Persalinan melalui jasa dokter kandungan hanya sekitar 5 (lima) persen saja, dan sisanya masih menggunakan jasa non-medis. Sayangnya, tugas bidan saat ini masih mengalami banyak kendala di lapangan, terutama untuk para bidan di daerah tertinggal. Menurut Sekretaris Jenderal IBI Yetty Leoni M. Irawan kendala yang dihadapi oleh para bidan di daerah tertinggal sangat beragam, mulai dari masalah minimnya sarana dan prasarana, faktor sosial budaya masyarakat, hingga kondisi geografis. "Budaya masyarakat yang lebih memercayakan tenaga non-medis untuk persalinan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 12-11-2012


Dalam upaya mempercepat penurunan AKI dan AKN tersebut, pada tanggal 26 Januari 2012 Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr. Ratna Rosita, MPHM telah meluncurkan program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS). Program EMAS merupakan program hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan lembaga donor USAID, yang bertujuan untuk menurunkan AKI dan AKN di Indonesia sebesar 25%. Untuk mencapai target tersebut, program EMAS akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten dengan jumlah kematian yang besar, yaitu Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan, dimana pada tahun pertama akan dilaksanakan pada 10 kabupaten.   Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena berdasarkan :: Read More

Posted by Jurusan Kebidanan on 01-11-2012


Program Akademi Andalan diharapkan dapat membantu menciptakan calon bidan yang berkualitas, yang antara lain bisa meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi di Indonesia.DKT Indonesia memberikan beasiswa bagi para mahasiswi kebidanan berprestasi, lewat penghargaan Program Akademi Andalan. Dalam program ini, DKT Indonesia akan memilih 18 mahasiswi untuk mendapatkan penghargaan pendidikan senilai US$ 1.000. DKT sendiri adalah organisasi nirlaba yang mempromosikan kesehatan reproduksi.Menurut Manager Program Keluarga Berencana (KB) Andalan, Aditya Putra, program ini bertujuan untuk memacu bidan yang berkualitas. "Program Akademi Andalan ini merupakan upaya DKT untuk membantu menciptakan tenaga bidan yang berkualitas dan profesional," ujar Aditya, Jumat (3/2).Sementara, Country Director DKT Indonesia, Todd :: Read More